Kamis, 11 Juni 2026

SANTRI PONPES TANBOA MADANI IKUTI OLIMPIADE SAINS NASIONAL (OSN) 2026






Sebelum mengikuti kompetisi, para santri telah menjalani proses seleksi internal dan pembinaan intensif yang didampingi oleh para guru pembimbing. Berbagai materi dan latihan soal diberikan guna meningkatkan kemampuan berpikir kritis, analitis, dan pemecahan masalah sesuai dengan bidang yang dilombakan.


Pimpinan Pondok Pesantren Tanboa Madani, Ustadz Firman Efendi, S.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan dukungan penuh kepada para santri yang telah berjuang membawa nama baik pesantren dalam ajang bergengsi tersebut.


“Keikutsertaan santri dalam OSN bukan hanya tentang meraih prestasi, tetapi juga melatih mental, kedisiplinan, dan semangat belajar. Kami berharap para santri dapat memberikan hasil terbaik serta menjadi inspirasi bagi teman-teman lainnya untuk terus berprestasi.”

 

Ajang OSN merupakan kompetisi akademik tingkat nasional yang bertujuan mengembangkan bakat dan kemampuan peserta didik dalam bidang sains. Tahun 2026, pelaksanaan OSN kembali menjadi wadah bagi pelajar Indonesia untuk berkompetisi secara sehat dan menunjukkan kemampuan terbaiknya. 




Keluarga besar Pondok Pesantren Tanboa Madani berharap para santri yang mengikuti OSN 2026 dapat meraih hasil ya  berkontribusi bagi bangsa Santri Berprestasi, Berilmu, dan Berakhlak Mulia.”

Selasa, 09 Juni 2026

PSB Ponpes Tanboa Madani TP. 2026/2027

 




Tanjung Bonai Aur — Pondok pesantren Tanboa Madani MN kembali membuka kesempatan bagi para calon santri yang ingin menimba ilmu agama dan membentuk karakter islami melalui Penerimaan Santri Baru (PSB) Tahun Ajaran 2026/2027.


Pendaftaran ini terbuka bagi lulusan SD/MI, maupun sederajat yang memiliki keinginan kuat untuk belajar Al-Qur’an, ilmu agama, serta pembinaan akhlak di lingkungan pesantren yang disiplin dan penuh nilai kebersamaan.


Pihak pesantren menyampaikan bahwa proses pendaftaran umumnya dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari pengisian formulir, verifikasi berkas, hingga meliputi tes baca Al-Qur’an, wawancara, serta cek kemampuan dasar sesuai ketentuan masing-masing lembaga.


Ketua panitia PSB menjelaskan bahwa tujuan utama penerimaan santri baru ini adalah untuk mencetak generasi yang berilmu, berakhlak mulia, dan siap menghadapi tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman.


“Pesantren bukan hanya tempat belajar, tetapi juga tempat pembentukan karakter, kedisiplinan, dan kemandirian santri,” ujarnya.


Selain itu, pihak pesantren juga mengimbau kepada para orang tua agar mendampingi anak dalam proses pendaftaran dan memastikan data yang diisi benar serta sesuai ketentuan.


Dengan dibukanya pendaftaran ini, diharapkan semakin banyak generasi muda yang bergabung dan menuntut ilmu di pesantren demi masa depan yang lebih baik dan penuh keberkahan.


📌 Informasi lebih lanjut biasanya dapat diperoleh melalui panitia penerimaan santri baru masing-masing pesantren.