Sabtu, 05 Maret 2022
Lomba Cerdas Cermat antar TPQ 3 Nagari
Minggu, 13 Februari 2022
Penyuluh Agama Islam Non PNS Kec. Sumpur Kudus ikut serta Sponsori Lomba Cerdas Cermat dan Pildacil antar SD di Ponpes Tanboa Madani.MN Tanjung Bonai Aur.Dalam rangka memperingati hari besar Islam Isra dan Mi'raj tahun 2022, Penyuluh Agama Islam Non PNS Kecamatan Sumpur Kudus ikut andil untuk mensponsori kegiatan Lomba Cerdas Cermat dan Pildacil antar SD se Kecamatan Sumpur Kudus, Koto VII, dan Lintau Buo yang dilaksanakan di Pondok Pesantren Tanboa Madani.MN Tanjung Bonai Aur pada tanggal 12 & 13 Februari 2022. Semoga kegiatan ini bisa untuk melatih mental tampil bagi siswa siswi dan menambah wawasan siswa.
Kamis, 16 Desember 2021
Hikmah Al-Quran dalam kehidupan sehari-hari
Selasa, 16 November 2021
Bersih, Belum Tentu Suci
Senin, 08 November 2021
TPQ 3 Nagari ikuti Lomba Cerdas Cermat di Ponpes Tanboa Madani.MN
Pondok Pesantren Tanboa Madani Tanjung Bonai Aur menggelar kegiatan Lomba Cerdas Cermat antar TPQ/TPSQ se Kenagarian Tanjung Bonai Aur, Tanjung Bonai Aur Selatan, dan Kumanis dalam rangka semarak Hari Santri dan Sekaligus memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW di Pesantren Tanboa Madani.MN.
Kegiatan ini menyasar santri TPQ/TPSQ yang ada di 3 nagari tersebut. Tujuannya untuk mengenalkan adanya Hari Santri yang telah ditetapkan oleh Bapak Presiden Jokowi pada setiap tanggal 22 Oktober sekaligus Memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW serta memberikan wadah bagi santri di sini untuk lebih giat dan semangat di dalam menuntut ilmu.
Lomba Cerdas Cetmat ini diikuti oleh 24 grup utusan TPQ/TPSQ yang ada di Kenagarian Tanjung Bonai Aur, Tanjung Bonai Aur Selatan, dan Kumanis.
“Alhamdulillah, saya dapat Juara cerdas cermat. Rasanya deg-degan. Sebelumnya, saya berusaha belajar untuk menambah pengetahuan luas. Terima kasih Panitia dan Ponpes Tanboa Madani telah menggelar kegiatan ini,” ungkapnya.
Sementara itu Ketua Panitia Lomba, Linda Wahyuni, S.SI mengatakan bahwa kegiatan ini dapat berlangsung secara rutin tiap tahunnya dengan skala yang lebih luas lagi.
Ketua yayasan, Adam, S. AP mengatakan ini adalah kegiatan yang luar biasa untuk mengantar santri di TPQ/TPSQ rajin belajar sehingga bisa mendalami ilmu agama dan pengetahuan umum. Senada dengan itu, salah seorang tokoh masyarakat B. Dt. Sumurajo berharap, Semoga ke depan Panitia dan Ponpes Tanboa Madani bisa kembali hadir untuk menyelenggarakan acara seperti ini dan hari-hari besar lainnya. Hal ini penting agar santri juga dapat termotivasi semangat belajarnya,” tutupnya.
Adapun yang menjadi pemenang pada Lomba ini yaitu Juara 1 diraih oleh TPQ Nurul Jannah, Juara 2 TPQ Darul Ikhsan, dan Juara 3 TPQ Babul Hasanah.
Minggu, 17 Oktober 2021
Nagari TBA Selatan adakan MTQ antar TPQ
Tanjung Bonai Aur Selatan – Dalam rangka mengevaluasi kegiatan TPQ, Pemerintahan nagari Tanjung Bonai Aur Selatan Laksanakan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ)Tingkat Nagari di Mushallah Baitul Hasanah pada Minggu, 17 Oktober 2021.
MTQ ini dibuka oleh camat sumpur Kudus yang diwakili oleh Kasubag Camat Sumpur Kudus Bapak Syafriyul, S.AP. Hadir pada acara tersebut Wali Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan beserta perangkat, Ketua KAN Z. Dt. Gindo Jalelo, Penyuluh Agama Islam, serta Niniek mamak dan Tokoh Masyarakat.
Rosna Juwita sebagai ketua pelaksana MTQ menyebutkan, Dalam menghadapi zaman digital sekarang ini masih banyak generasi muda yang tidak memahami isi kandungan Al-Qur’an disebabkan tidak adanya minat dan baca, baik baca Al-Qur’an maupun seni baca Al-Qur’an.
“Oleh karena itu untuk menumbuhkan minat dan pemahaman seni algur’an, maka diadakan lomba MTQ antar TPQ se kenagarian Tanjung Bonai Aur Selatan untuk memotivasi generasi muda guna mempersiapkan diri pada lomba ketingkat yang lebih tinggi, baik kecamatan, kabupaten maupun propinsi.
MTQ tingkat Nagari Tanjung Bonai Aur Selatan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 17 Oktober 2021 yang diikuti oleh kafilah dari 8 TPQ yang ada di Nagari TBA Selatan, setiap TPQ mengutus 2 orang peserta.
“Kita telah lama tidak mengadakan kegiatan karena pandemi covid 19, dengan telah menurunnya covid saat ini kita bisa melakukan kegiatan kembali. Kegiatan positif yang kita laksanakan ini semoga dilancarkan oleh allah hendaknya dan kita berharap dengan adanya kegiatan ini bisa menambah ke imanan dan ketakwaan kita terhadap Allah SWT.
Dengan adanya kegiatan MTQ ini, diharapkan bisa menjadi evaluasi bagi kita untuk nenumbuhkan minat dan pemahaman tentang seni baca algur’an.
“Semoga kegiatan MTQ ini nantinya akan melahirkan khafilah – kafilah baru yang bisa membanggakan keluarga dan daerah nya, bisa nanti lahir kafilah yang sukses baik ditingkat Kecamatan, kabupaten, provinsi maupun ke tingkat nasional nanti hendaknya.
Kamis, 07 Oktober 2021
Hikmah Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW
Umat Islam akan memperingati hari kelahiran Nabi Muhammad SAW pada 12 Rabiul Awal yang jatuh
pada Rabu, 20 Oktober 2021. Terdapat sejumlah hikmah yang bisa dipetik dari
peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW.
Hikmah tersebut adalah nilai-nilai yang bisa diambil dari
suatu peristiwa dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari. Setidak nya terdapat
lima hikmah yang bisa diambil dari peristiwa dan peringatan maulid nabi
Muhammad, SAW.
1. Bersholawat untuk Rasulullah
Peringatan maulid nabi dapat dijadikan
momentum untuk mengirimkan salawat kepada Nabi Muhammad SAW.
"Pertama, peringatan maulid nabi mendorong
kita semua untuk senantiasa menghadirkan dan memperbanyak sholawat pada Baginda
Rasulullah, sesuai dengan surat Al-Ahzab ayat 56,
"Sesungguhnya Allah dan malaikat-malaikat-Nya
bersholawat untuk Nabi. Hai orang-orang yang beriman, bersholawatlah kamu untuk
Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya," firman Allah dalam
surat Al-Ahzab ayat 56.
2. Waktu bergembira
Umat Islam juga mesti bergembira
memperingati maulid nabi. Pasalnya, peringatan maulid nabi berarti merayakan
kehadiran sosok yang menjadi suri teladan bagi umat Islam sesuai dengan surat
Al-Ahzab ayat 21.
"Sesungguhnya telah ada pada (diri)
Rasulullah itu suri teladan yang baik bagimu (yaitu) bagi orang yang mengharap
(rahmat) Allah dan (kedatangan) hari kiamat dan dia banyak menyebut
Allah," firman Allah dalam surat Al-Ahzab ayat 21.
Allah SWT menjuluki Nabi Muhammad sebagai uswah
yang berarti tidak ada kekurangan pada dirinya.
"Maulid Nabi artinya merayakan dengan
berbahagia dan bergembira pada sosok yang sempurna Rasulullah SAW," ujar
Hilman.
3. Menumbuhkan kecintaan pada
Rasulullah
Hikmah maulid nabi juga dapat menjadi
momentum untuk meneguhkan kembali rasa cinta pada Nabi Muhammad SAW dengan
mengikuti ajarannya. Mencintai Nabi Muhammad juga berarti mencintai Allah SWT.
Dalam surat Ali Imran ayat 31, dijelaskan bahwa
syarat untuk mencintai Allah adalah dengan mengikuti Rasulullah SAW.
"Bertepatan dengan pandemi, ini saat merayu
kasih sayang Allah SWT, di tengah kondisi yang tidak pasti mudah-mudahan
dikuatkan melalui maulid nabi ini," tutur Hilman.
4. Meneladani Nabi Muhammad SAW
Hilman mengingatkan bahwa peringatan
maulid nabi bukan sekadar seremonial, tapi meneladani perilaku dan juga
perbuatan Nabi Muhammad dalam semua aspek kehidupan dan aktualisasi diri.
"Bagi milenial dapat dicontoh dengan menjadi
pemuda hebat. Lalu, bagi para suami dapat mencontoh kejujuran dan keadilan.
Serta sosok ayah yang paling baik menyayangi keluarga dan tidak pernah marah.
Juga menjadi pemimpin yang sangat adil dan menjadi guru yang bijak," kata
Hilman.
5. Melanjutkan perjuangan Nabi Muhammad SAW
Hikmah maulid
nabi juga berarti melanjutkan perjuangan dan misi Nabi Muhammad SAW dengan
mengikuti Alquran dan sunah. Mengamalkan Alquran dan sunah dapat menjadi
panduan dan juga menyempurnakan keislaman.
Maka untuk itu, mari kita Jadikan peringatan maulid nabi sebagai momentum
untuk memperbaiki akhlak dengan meniru perilaku Nabi Muhammad dan juga menambah
keimanan kepada Allah SWT.